Skip to content

Elektrokimia

Hi Smart & Green Family!!!

Elektrokimia

Elektrokimia adalah bagian penting dari listrik. Sejak penemuan pertama sel volta, sel elektrokimia telah berkembang menjadi berbagai macam baterai, sel elektroplating dan sel elektrolisis. Aluminium sekarang diproduksi dalam jumlah besar dan banyak perangkat ditenagai oleh baterai yang dapat diisi ulang.

Elektrokimia adalah cabang kimia fisik yang mempelajari aspek kelistrikan dari reaksi kimia. Unsur-unsur yang digunakan dalam reaksi elektrokimia dicirikan oleh jumlah elektron yang dimilikinya. Secara umum elektrokimia dibagi menjadi dua kelompok, yaitu sel galvani dan sel elektrolisis. Reaksi elektrokimia dapat berlangsung secara spontan, yaitu ketika dua elektroda yang direndam dalam cairan elektrolit dihubungkan oleh rangkaian listrik. Elektrokimia digunakan untuk pemurnian dan pelapisan logam serta untuk elektrosintesis.

Jenis

Metode elektrokimia didasarkan pada reaksi redoks yang menggabungkan proses oksidasi dan reduksi. Reaksi ini dilakukan pada elektroda yang sama atau pada elektroda yang berbeda. Sistem elektrokimia dibentuk oleh reaksi elektrokimia yang disebabkan oleh sel elektrokimia. Sel elektrokimia dibagi menjadi dua jenis, yaitu sel galvani dan sel elektrolisis. Sel galvani menghasilkan listrik karena reaksi spontan sedangkan sel elektrolisis menghasilkan listrik karena reaksi non-spontan.

Redoks

Ilustrasi reaksi redoks

Redoks adalah istilah yang menggambarkan perubahan bilangan oksidasi (keadaan oksidasi) atom dalam suatu reaksi kimia. Istilah redoks berasal dari dua konsep, yaitu reduksi dan oksidasi.

  • Oksidasi menjelaskan pelepasan elektron oleh sebuah molekul, atom, atau ion
  • Reduksi menjelaskan penambahan elektron oleh sebuah molekul, atom, atau ion.

Oksidator dan reduktor

Oksidator merupakan zat yang mengoksidasi zat lain dalam suatu reaksi redoks. Sedangkan reduktor adalah zat yang mereduksi zat lain dalam suatu reaksi redoks.

  • Oksidator adalah zat yang mengalami reduksi.
  • Reduktor adalah zat yang mengalami oksidasi.

Fenomena alam

Korosi

Korosi adalah kerusakan pada logam yang terjadi akibat dari reaksi elektrokimia atau reaksi kimia langsung. Peristiwa korosi yang paling umum adalah karat pada besi, noda pada perak, dan platinum hijau yang terbentuk pada tembaga dan kuningan. Media korosi bisa kering atau basah. Contoh korosi yang terjadi di lingkungan kering adalah berkaratnya logam besi oleh gas oksigen atau oleh gas sulfur dioksida. Sedangkan contoh korosi yang terjadi pada lingkungan yang lembab adalah besi yang direndam dalam asam klorida. Kerusakan akibat korosi menyebabkan kerugian industri dan ekonomi.

Penerapan

Elektrosintesis

Elektrosintesis merupakan teknik sintetis yang diterapkan pada bahan anorganik. Prinsip dasar elektrosintesis adalah elektrokimia. Peralatan yang digunakan dalam proses elektrosintesis terdiri dari dua atau tiga batang elektroda yang dihubungkan dengan arus listrik. Penyetelan laju reaksi dilakukan dengan mengatur beda potensial dan tingkat rapat arus listrik sampai batas yang diinginkan. Sintesis dengan jalur elektrosintesis mudah dikontrol dan memiliki tingkat polusi yang rendah.

Tranduser gas

Transduser gas adalah transduser yang digunakan untuk mengetahui keberadaan atau mengukur jumlah suatu gas tertentu. Salah satu prinsip operasi yang dapat diterapkan pada transduser gas adalah sensor gas elektrokimia. Gas target akan bereaksi terhadap sensor gas elektrokimia dan menghasilkan sinyal listrik. Besarnya nilai sinyal listrik yang dikirim sebanding dengan konsentrasi gas. Sensor gas elektrokimia terdiri dari dua elektroda yang masing-masing berfungsi sebagai penginderaan dan pencacah kuantitas gas. Kedua elektroda dipisahkan oleh lapisan tipis elektrolit. Sebelum gas bersentuhan dengan sensor, gas melewati lubang kapiler halus dan berdifusi saat melewati penghalang hidrofobik hingga mencapai permukaan elektroda. Penghalang hidrofobik mencegah kebocoran elektrolit cair dan menghasilkan sinyal listrik yang cukup pada elektroda penginderaan. Sensor gas elektrokimia juga memiliki elektroda referensi yang bertanggung jawab untuk menjaga reaksi elektrokimia terus menerus yang terjadi pada permukaan elektroda. Elektroda referensi ini menciptakan perbedaan potensial yang stabil dan konstan di seluruh elektroda penginderaan. Gas target yang mengalami reaksi elektrokimia menghasilkan aliran arus antara elektroda penginderaan dan meteran. Pelintasan muatan listrik pada elektrida dilakukan oleh elektrolit.

Pembuatan parasetamol

Parasetamol dapat dibuat dengan cara reduksi elektrokimia yang menggunakan bahan baku nitrobenzena. Pembuatan parasetamol dengan reduksi elektrokimia menghasilkan hasil reaksi yang efisien dan memiliki kapasitas obat yang cukup besar. Proses elektrokimia untuk memproduksi parasetamol membutuhkan energi yang sangat besar.

Potensiometri

Dalam potensiometri, pengukuran didasarkan pada perbedaan potensial sel elektrokimia ketika tidak dialiri arus listrik. Elektrokimia dapat digunakan pada elektroda selektif ion dalam metode elektrolisis. Elektroda selektif ion adalah alat ukur yang digunakan untuk melakukan analisis kuantitatif nilai ion. Analisis dilakukan dengan menggunakan sensor elektrokimia. Aktivitas reaksi ionik akan menyebabkan perubahan beda potensial terjadi berulang-ulang. Elektroda selektif ion menggunakan sel elektrokimia sebagai sensor menggunakan membran selektif ion. Proses elektrokimia dalam potensiometri menggunakan elektroda selektif ion dengan asam sulfat yang memiliki membran Aliquat-336. Elektroda selektif ion terdiri dari penghantar listrik berupa kawat platina yang dilapisi membran.

Banyak sekali kan informasi tentang listrik?
Oh iya tertarik menggunakan listrik panel surya? Tertarik dong? Masa nggak?

Hingga hari ini Panel surya Semakin banyak digunakan oleh masyarakat, jadi untuk kalian yang ingin memasang panel surya bisa langsung melalui nomor +62 21 597 11800

Seneng bisa berbagi.
Pasti bermanfaat.


Sumber
Wikipedia. Listrik, id.wikipedia.org/wiki/Listrik dibuka pukul 15:27 WIB pada hari Kamis tanggal 20 Januari 2022
Wikipedia. Elektrokimia, id.wikipedia.org/wiki/Elektrokimia dibuka pukul 15:27 WIB pada hari Kamis tanggal 20 Januari 2022