Skip to content

Ketika Atap Pabrik Dipasangi Panel Surya, Emisi Karbon Pasti Berkurang

gambar atap pabrik

JAKARTA — Sebagai negara tropis, pemanfaatan energi surya bisa menjadi salah satu energi alternatif untuk yang bisa digunakan masyarakat bahkan hingga ke industri.

Sejalan dengan program Gerakan Nasional Satu Juta Surya Atap, pemanfaatan panel surya Indonesia tengah didorong guna mengurangi emisi karbon dari penggunaan energi konvensional.

Berdasarkan data Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, per Semester I/2020, sudah sebanyak 2.346 pelanggan PLN atap telah memasang pembangkit listring tenaga surya (PLTS) atap dengan total kapasitas terpasang sebesar 11,5 megawatt.

Namun, dewasa ini tren penggunaan PLTS atap untuk kebutuhan energi listrik sehari-hari tidak hanya dilakukan untuk sektor perumahan. Bahkan, PLTS atap sudah merambah ke sektor industri.

Baru-baru ini, PT Coca-Cola Amatil Indonesia meresmikan pemasangan atap panel surya di fasilitas pabrik yang berada di Cikarang Barat, Bekasi. Presiden Direktur Coca-Cola Amatil Indonesia Kadir Gunduz menjelaskan bahwa atap panel surya yang dipasang tersebut merupakan yang terbesar pertama di region Asean, terbesar kedua di Asia Pasifik, dan terbesar keempat di dunia yang pernah dipasang di fasilitas pabrik produksi.

Dia mengatakan bahwa langkah penggunaan atap panel surya dalam fasilitas pabriknya selain bertujuan untuk mengurangi jejak karbon dari proses produksi, atap panel surya juga menghasilkan listrik yang mampu menggantikan sekitar 13 persen dari kebutuhan listrik yang disuplai oleh PLN.

Source: ekonomi.bisnis.com

Hai Smart & Green Family! yuk ikut bantu untuk mengurangi emisi karbon ini, kamu bisa mulai dengan memasang Panel Surya diatap rumah. Hingga hari ini Panel surya Semakin banyak digunakan oleh masyarakat, jadi untuk kalian yang ingin memasang panel surya bisa langsung kunjungi website kami di berlinenergi.com atau hubungi kami melalui nomor +62 21 597 11800.

Leave a Reply